Jumat, 24 Februari 2012

(Day 11) Cherry Blossom


Walau hampir kehabisan napas, aku mengayuh sepedaku dengan cepat. Sudah pukul sembilan lebih lima belas menit. Aku pasti sudah sangat terlambat. Aku kesiangan, karena aku tetap terjaga sampai pukul empat dini hari tadi. Sesungguhnya, aku tidak mau ketinggalan secuil pun adegan pertandinganmu. Pertandingan yang selalu kamu nanti-nantikan. 

“Kamu lihat saja nanti, akan kukalahkan SMA Ryukasa dalam tiga kali lemparan!!” kamu terlihat sangat bersemangat waktu mengatakannya.

Sesampainya di lapangan dekat sekitar sekolah, aku langsung memarkir sepedaku. Sudah ramai sekali di sini. Ternyata, aku sudah ketinggalan banyak inning. Kulihat papan skor sederhana di dekat pinggir lapangan. SMA Suzuran Vs SMA Ryukasa. Skor 6-5. Posisi kita ternyata kalah satu angka. Karena ini hanya pertandingan antar sekolah, inning atau babaknya hanya sampai 7 saja.


Aku bisa merasakan ketegangan yang memenuhi seluruh penjuru lapangan. SMA Suzuran, adalah SMA yang selalu kalah dalam pertandingan. Tapi, tahun ini berbeda. Karena kini ada kamu di sini. Aku yakin, kamu pasti bisa Issei!!

Pitcher* dari SMA Ryukasa maju ke tengah lapangan. Badannya tinggi tegap. Aku berdoa dalam hati, semoga Iwase san yang menjadi batter sekolah kita mampu memukul bola.

Satu..dua..tiga, Pitcher itu mulai melempar bolanya. Dan….ah!! Iwase kurang cepat sepersekian detik dari bola yang datang.

Lemparan kedua pun segera dilemparkan..

TANG!!!! Iwase berhasil memukul bola dan ia langsung berlari secepat kilat. Base demi base ia lewati dengan mudah.

“SAFE!!!”

Seluruh murid SMA Suzuran termasuk aku, bersorak sorai.. Sekarang kedudukannya seri. Kini semua mata tertuju pada sosokmu. Aku dapat merasakan seolah ada sebuah beban berat yang membebani pundakmu.

Aku teringat kembali pada pembicaraan kita kemarin.

“Kalau sekolah kita menang pada pertandingan besok, aku akan mengajakmu ke festival O hanami*” katamu.

“Un, makanya kamu berjuang ya!! Jangan kehilangan semangatmu!!”

“ISSEEEI!!! FAITOO*!!!!” aku berteriak dengan kencang, hingga seisi lapangan menoleh ke arahku. Kamu menoleh lalu memperlihatkan sederet gigimu padaku.

Senyuman itu, senyuman yang selalu menyemangatiku. Kini saatnya aku yang menyemangatimu.

Lemparan pertama dimulai..Kamu tampak berkonsentrasi penuh, begitu pula dengan Batter* dari SMA Ryukasa. Aku menahan napas, sambil merapal doa dalam hati. Bola pun melesat dengan cepat dan langsung menuju ke tangan penjaga bola. Aku menarik napas, lega.

Berikutnya lemparan kedua.. Sang Batter tampak menjejak-jejakan pemukulnya ke tanah, sebelum akhirnya ia mengangkatnya.

Kamu sangat menyukai baseball dari SMP. Bahkan tiga tahunmu di sekolah ini pun, sebagian besar kamu habiskan untuk bermain baseball. Setiap kali kamu habis bermain baseball, kamu akan tertawa lepas. Kamu bilang bermain baseball membuat kamu merasa bahagia. Aku pun merasakannya. Setiap kali menontonmu bertanding baseball, aku juga bahagia. Mungkin itu lah sebabnya, mengapa kita selalu bisa tertawa bersama seusai pertandingan. Karena kita, sama-sama bahagia.

Kamu mengambil posisi dan langsung melesatkan lemparan kedua. Peluh bercampur debu menempel di sudut dahimu. Bola keduamu melaju, sang batter mencoba mengayuhkan pemukulnya dan lagi-lagi gagal. Aku tersenyum senang. Kini tinggal satu kali lemparan lagi, dan semuanya akan berakhir.

*** 

Chippoke na koto ni nayanjatte
Tonikaku kimi ni aitakunatta yeah

Umaretate no haru no nioi ni
Sakihokoru sakura no hanabira
Itsudatte makenai you ni nee

Sou waratte sotto waratte laugh away
Sou waratte itsumo waratte 



Di sinilah kita sekarang. Melihat pohon-pohon sakura bermekaran. Bersama orang-orang lain, menikmati indahnya festival o hanami. Anak-anak kecil berlarian di sekitar taman, tertawa riang. Kutuangkan sedikit o-cha* untukmu. 

“Ah, langitnya biru yaa. Seperti namamu, Aoi*..”

Hai, otsukaresama deshita* Pitcher-sama! 
Oh iya, aku juga membuatkan ini untukmu!" aku menyodorkan segelas o-cha dan mengeluarkan sepasang sarung tangan yang kurajut beberapa hari yang lalu.

OtsukareArigatou, Aoi chan!! Sarung tangan yang bagus..” ujarmu sambil menepuk-nepuk kepalaku pelan. “Aah, sakura-sakura ini sungguh indah. Nee, Aoi chan. Berjanjilah kita tidak akan pernah melupakan hari ini, oke?!”

Aku mengangguk setuju, dan mengikutimu tersenyum sambil memandang sekeliling. Issei, sampai kapan pun aku tidak akan pernah melupakan hari ini, senyummu, ataupun tawa kita. Tidak akan pernah.



*Pitcher : Pelempar Bola
*Batter : Pemukul Bola
*O hanami : Festival melihat bunga Sakura
*Faito : Fighting atau berjuang
*o-cha : teh hijau Jepang
*Aoi : Biru
*O-tsukaresama deshita : terima kasih atas kerja kerasnya.
*Arigatou : terima kasih.                            

0 komentar on "(Day 11) Cherry Blossom"

Posting Komentar

Posting tanpa komentar, bagai ayam KFC nggak pake saos. Yuk ngomentarin posting saya.. :3

Followers

Space For Rent

 

Refresh My Mind Copyright 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Buy Unlocked iPhone | Marital Affair | Blogger Templates