Minggu, 13 Mei 2012

Dimulai Dari Hal Kecil


Waktu kecil, gue senang memimpikan hal-hal yang besar. Yang muluk-muluk. Sampai gue besar kayak sekarang pun, gue masih suka 'mimpi' atau 'ngayal' sebenernya. Tapi seiiring berjalannya waktu, gue mulai memahami bahwa untuk menggapai sesuatu yang besar itu harus dimulai dari mengerjakan hal-hal yang kecil. 


Kalo mau diibaratkan, ini seperti menanam dan merawat tanaman. Awalnya hanya sebuah biji, lalu menjadi tunas, semakin lama semakin tumbuh hingga akhirnya menjadi pohon yang besar dan kokoh. Untuk bisa sampai ke sana, tentu memakan waktu yang lama dan tidak sebentar.


Sayangnya, nggak semua orang sabar dengan proses tersebut.


Gue juga sebenernya bukan orang yang penyabar, sih.. Tapi gue berusaha untuk menikmati setiap proses 'pertumbuhan' gue. Walau lambat, namun gue yakin menjalani proses yang alami itu jauh lebih 'mematangkan' ketimbang proses yang serba cepat dan instan. Maka dari itu, gue memilih untuk menunda proses penyelesaian karya tulis empat tahun gue yang nggak selesai-selesai. 



Sebagai gantinya, gue memulai proyek baru. Proyek menulis kecil-kecilan. Sebuah kumcer remaja. Mungkin akan berisi 15 sampai 17 cerita. Niatnya sih, dikelarin akhir bulan ini. Tapi mengingat cara kerja gue yang selow, mungkin itu bisa mundur dari target yang udah ditetapkan.


Sekarang, hampir setiap malam gue membuka draft cerpen gue ini. Mencoba menulis walau hanya beberapa paragraf. Walau sempet mandek di sana-sini, akhirnya cerpen pertama gue selesai jam setengah tiga pagi tadi. (*^^*) Ada kepuasan tersendiri saat bisa menyelesaikan sebuah cerpen sesuai keinginan. Tadinya gue sempet galau karena cerpen ini jauh lebih panjang dari halaman yang seharusnya. Mau di-cut sayang, akhirnya gue lanjutin aja deh ceritanya. Dan untungnya, gue bisa menyelesaikan cerita itu tanpa terkesan bertele-tele atau menggantung nggak jelas *itu sih menurut gue*. Gue harap proses pengerjaan cerpen berikutnya bisa lebih lancar dari yang pertama.


Sebenernya ini bukan pertama kalinya, gue punya keinginan untuk membuat sebuah kumcer remaja dengan tema-sejuta-umat-yang-semoga-aja-nggak-bikin-mules-orang, cinta. Kenapa gue milih tema ini?! Alasan pertama sih, karena rasionalitas. Ya, tema ini paling gampang diterima orang. 


Alasan kedua, karena songonglitas. Gue pengen bikin cerita cinta yang nggak membuat mules pembacanya. Bukan berarti cerita cinta yang beredar di pasaran sekarang bikin mules. Nggak, gue sama sekali nggak berpikir seperti itu. Hanya saja, ada yang berpendapat bahwa cerita cinta itu sesuatu yang membosankan, cengeng, terlalu mendayu-dayu, dsb. Gue sendiri nggak ngerti kenapa orang itu bisa berpendapat seperti itu. Gue pribadi, emang bukan penggemar romance fanatik tapi juga nggak anti sama romance. Yah, selera orang kan emang beda-beda.


Mau diapain kumcer itu nantinya, udah gue pikirin sih. Bahkan gue udah menyiapkan judul bukunya juga. Tapi judul buku ini bukan berasal dari salah satu judul cerpen gue. Ini semata-mata karena gue pengen aja menamakan judul tersebut pada calon kumcer gue. LOL. 


Gue harap kalaupun nanti ternyata cerita-cerita gue ini tetap membuat mules orang yang membacanya, seenggaknya cerita-cerita itu nggak membuat mules penulisnya.


Memulai dari hal kecil. Mungkin saat ini, gue baru mampu menyelesaikan sebuah cerpen. Tapi semoga aja suatu saat gue bisa menyelesaikan sebuah novel. Terutama karya tulis gue yang nggak selesai-selesai itu. Hoho. (*^^*)


Ganbare~

0 komentar on "Dimulai Dari Hal Kecil"

Posting Komentar

Posting tanpa komentar, bagai ayam KFC nggak pake saos. Yuk ngomentarin posting saya.. :3

Followers

Space For Rent

 

Refresh My Mind Copyright 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Buy Unlocked iPhone | Marital Affair | Blogger Templates