Pro(B)log


Alkisah pada suatu Blog.. 
Sebenernya, gue udah lama kepengen bikin blog. Cuma yah.. gitu!! Pertama, dulu gue nggak punya komputer buat bikin dan update blognya. Ditambah lagi gue ini gaptek dan nggak ngerti seluk beluk dunia maia. Meychan, apalagi. :3

Kendala terakhir yang paling bikin nyali gue tambah ciyut, adalah gue nggak tau apa yang mau gue tulis diblog gue.

Tapi sekarang, si orang purba keturunan flinstone ini udah amat sangat kebelet pengen punya blog. Biar tampilannya pas-pasan nggak apa-apa!! Yang penting, punya dulu!!

Maka gue pun menyusun strategi maha dahsyat untuk membuat sebuah blog :


Step 1 :
Baca blog orang-orang, biar tau gimana gambaran blog yang bener dan bagus.
Terus jadi tau juga apa yang ditulis ama orang-orang di blognya.


Step 2 :
Beli buku tentang cara nulis blog yang gampang. Kalo bisa judul bukunya gini: Cara Mudah Membuat Blog Untuk Pemula. Terus ada tambahan sub-judulnya : Lebih Mudah Dari Membuat Nasi Goreng. Plus ada keterangan lagi di bawahnya : Langsung Bisa Sejak Membaca Halaman Pertama.
Mm, kayaknya mustahil deh.. Ibarat Patkai merindukan Putri bulan. Cxcx.


Step 3 :
Bikin rancangan blog yang ideal. Tentuin tema blognya tentang apa, mau diisi apa aja, designnya, en de brey..en de brey.


Step 4 :
Praktekin apa yang ada di buku. Kalo ada yang nggak ngerti, tanya ama teman yang lebih ahli. Yang perlu diketahui : prakteknya selalu lebih susah dari keliatannya.


Step 5 :
Mulai blogging. Mulai bingung. Mulai putus asa….


Sekian strategi maha dahsyat untuk membuat blog ala gue, yang gue dapetin setelah bertapa di gunung Hua Kuo (nemenin Sun Go Kong).
HaHa..


Gue berencana untuk mempraktekannya minggu ini. Sekarang udah taon 2011. Tuntutan zaman mengharuskan gue untuk jadi lebih modern dan canggih ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Kalo nggak, entar nasib gue di masa depan bakal menanggung derita menjadi orang tertinggal. Huhuhu.. Nggak ku ku..




BLOGGING is something..


Ada banyak blogger di dunia ini. Dari berbagai kalangan, tersebar di seluruh penjuru dunia. Alasan mereka menjadi blogger pun bermacam-macam. Ada yang kepengen terkenal, ada yang pengen sekedar berbagi, ada yang cuma iseng, ada yang pengen publish karyanya biar bisa dibaca banyak orang, ada juga yang kepengen cari duit. Dan sekawanannya.


Alasan-alasan apapun, bagi gue sama aja. Nggak ada alasan yang buruk. Selama itu bikin mereka termotivasi buat blogging, it’s fine.


Gue sendiri memutuskan buat blogging, karena awalnya gue emang suka nulis diary alias jurnal. Saat gue marah, sedih, seneng, kecewa, jatuh cinta, gue terbiasa untuk nulisin itu. Ini bikin gue merasa lebih baik. Rasanya hampir mirip kayak kalo lagi curhat sama orang. Bedanya, kadang nggak semua hal bisa kita certain ke orang lain. Ada beberapa hal, yang terkadang lebih baik jika kita simpen sendiri.


Sama sih, di blog juga nggak semua hal bisa diceritain. Tapi, rasanya beda aja. Cerita sama blog itu kayak lagi cerita sama diri sendiri. Kita kayak lagi menjalin hubungan dekat sama diri sendiri. Dengan ngeblog kita mencoba memahami apa keinginan kita, apa ketakutan terbesar kita, apa yang bikin kita nggak nyaman, dan sebagainya.


Mungkin blogging adalah salah satu cara gue juga, untuk menjaga mimpi gue biar nggak sampe ilang. Gue nggak tau sih dengan yang lain, tapi kesehari-harian dan rutinitas yang melelahkan kadang bikin gue pengen nyerah. Pulang kerja rasanya udah cape banget. Boro-boro mikirin mau nulis.


Tapi gue nggak mau selamanya hidup dalam kondisi yang sebenernya gue nggak inginkan. Suatu hari nanti, gue harus hidup dengan apa yang emang gue sukain. Kadang bekerja terlalu keras, bikin kita lupa kalo pada kodratnya bekerja itu untuk memenuhi biaya hidup. Yang biasanya terjadi malah kita hidup untuk bekerja. Kita bahkan jadi lupa gimana caranya bersikap santai. Kita menjadi terlalu serius dan pelan-pelan berubah menjadi orang yang membosankan.


Nggak, gue nggak mau berakhir menjadi orang yang kayak gitu. Karena itu, gue bikin blog. Biar gue nggak sampe lupa sama tujuan gue. Menulis di blog, juga rasanya seperti menemukan bagian diri yang hilang. Kadang, karena terhalang kondisi kita jadi nggak bisa bereaksi sesuai apa yang kita inginkan. Di blog, kita bisa menuliskan bahwa kejadian yang seharusnya adalah seperti ini.. begini.. dan begini.


Gue rasa semua orang yang depresi, harus nyoba buat bikin blog. Sehabis pulang kerja, diomelin bos, atasan yang nyebelin, kerjaan numpuk, dan hal-hal lain yang semacamnya. Nggak mungkin kan kalo frontal menentang mereka di dunia nyata, tapi kita bisa melakukannya di blog. Di blog, kita menciptakan dunia sendiri. Kita bisa menciptakan keadaan sendiri dari khayalan-khayalan kita. Kemudian, kita bisa menertawakannya. Hahahahahahaha..


Blogging is something…  that I think I loved so much.


Ketika kalian memutuskan untuk ngeblog atas dasar karena kalian menyukainya. Maka kalian nggak akan mempedulikan hal-hal seperti sepi pengunjung, nggak ada yang komen, nggak punya followers, ditolak google adsense, page rank rendah, dsb. Hal-hal itu nggak akan menghentikan kalian untuk ngeblog. Yaaah, itulah yang sedang gue alamin saat ini. :D


So, keep blogging no matter what. Kalo belom bikin, nggak ada kata ketinggalan zaman untuk mulai ngeblog. Just start blogging. ^^

Matta ne~

Followers

Space For Rent

 

Refresh My Mind Copyright 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Buy Unlocked iPhone | Marital Affair | Blogger Templates